<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785</id><updated>2011-12-21T07:42:52.718-08:00</updated><category term='Artikel'/><category term='My Life'/><category term='Cerita Bermakna'/><category term='Sholat'/><title type='text'>MUADY</title><subtitle type='html'>Be 100 %</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785.post-1665799620919967815</id><published>2011-12-21T06:36:00.000-08:00</published><updated>2011-12-21T07:42:52.735-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Life'/><title type='text'>aku kini disini,</title><content type='html'>Assalamualaikum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama berselang dalam kesibukan menjadi seorang pimpinan lembaga disebuah organisasi, ya  kurang lebih satu tahun lah. (hehe ya emang waktunya segitu), banyak sekali hal yang telah kulalui ketika disana, ada sedih, senang, bahagia, merajuk, dan lain-lain, semua itu telah terjadi, kulalui, dan sekarang telah menjadi sejarah dalam hidupku. Sebenarnya masih banyak hal yang belum sempat aku laksanakan tatakala menjadi pemimpin disana, namun aku yakin pemimpin selanjutnya akan lebih baik dari sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali yang akan aku ceritakan dalam catatan di blog ku ini, tapi sepertinya blog ini tak mampu untuk menyimpan semua kenangan masa laluku. Jadi akan kuceritakan salah satu hal yang keren yang pernah ku alami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;begini kisahnya,,,&lt;br /&gt;aku mulai melangkah dalam sebuah mimpi yang aku buat, keindahan fatamorgana mimpiku membuatku semakin larut dalam aktifitas langit yang dahsyat. Menjadi manusia super pun sudah terpatri kuat dikepalaku. Langkah kaki seperti tak pernah ingin berhenti berlari untuk mengarungi sang waktu. hufff sering terdengar dari ragaku yang kelelahan menopang besarnya harapan indahku.&lt;br /&gt;Waktu terus bergulir tanpa henti seolah tak merasa berat meninggalkan harapan-harapan manusia. Aku berfikir sejenak untuk memahami kriteria waktu dan ternyata dia adalah suatu kebaikan yang telah memberi manfaat kepada yang memerlukannya namun ada satu hal lain yang dapat kupahami, ternyata waktu tak pernah peduli apakah yang melaluinya itu dalam keadaan senang atau sedih, bahkan dia tega membiarkan orang basah kuyup kehujanan saat berada dalam sebuah perjalanan.&lt;br /&gt;hemmm begitulah sang waktu, sesuatu yang kita lalui namun tak pernah kita pelajari apa maunya......&lt;br /&gt;so sekarang apa sebearnya apa yang dia mau?&lt;br /&gt;Waktu mengingatkan kita, tentang hari, jam, tahun, masa, dsb, agar kita bisa merencanakan hal apa yang akan kita lakukan kedepan dalam hal kebaikan atau keburukan sekalipun. Meskipun begitu apakah dia menginginkan kita berbuat buruk? ternyata tidak kawan, dan kenapa tidak? karena sebenarnya dia menginginkan kita untuk berbuat kebaikan yaitu dengan membuatkan masalalu untuk kita dapat mengingat dan memikirkan apakah yang telah kita lakukan sudah baik masih sangat buruk... layaknya sebuah cermin, selanjutnya kita yang memilih apakah mau berlanjut dengan kebaikan atau keburukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itulah kawan sedikit ilmu yang dapat kupahami, kurasakan, dan kuamati ternyata ini adalah salah satu yang telah menghantarkan aku menjadi lebih mengerti akan arti sebuah perjuangan, arti sebuah mimpi, dan arti sebuah harapan, dan juga menghantarkan aku kini disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebelum menutup, kusampaikan permohonan maaf dan terima kasih yang terdalam untuk semua pengurus Ikhwan dan Akhwat FSQ, yang senantiasa tetap &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kekeuh&lt;/span&gt; dalam aktifitas dakwahnya. buat Hasan, Andi,Khairizki, tolong tim AFF nya dilatih lagi, karena kemarin kita kalah dalam pertandingan. hehe&lt;br /&gt;Juga buat seluruh teman-teman dilembaga lain yang pernah bekerjasama dengan FSQ, diantaranya AMBH, FSI, KSI AL-Mizan, KKI, BEM FE Unlam beserta jajaran, dll, semoga Allah memudahkan aktifitas kita dalam meraih ridhoNya. amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;see you 2morrow,&lt;br /&gt;i will back for you,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamualaikum&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2927500561948562785-1665799620919967815?l=muady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/1665799620919967815/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/12/aku-kini-disini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/1665799620919967815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/1665799620919967815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/12/aku-kini-disini.html' title='aku kini disini,'/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785.post-6755913253390151575</id><published>2011-10-31T04:18:00.000-07:00</published><updated>2011-10-31T04:20:37.595-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Nasehat Imam Abdurrahman bin Amru al-Auza’iy :Empat Tipe Pemimpin</title><content type='html'>Ada nasihat berharga yang disampaikan Imam Abdurrahman bin Amru  al-Auza’iy kepada Khalifah Abu Ja’far al-Manshur, ketika ulama besar itu  dimintai nasihat.  Imam al-Auza’iy berkata kepada Khalifah Abu Ja’far  al-Manshur, “Sesungguhnya, Umar bin Khaththab ra pernah berkata,  “Pemimpin itu ada empat macam.  &lt;em&gt;Pertama&lt;/em&gt;, pemimpin yang dirinya  dan pembantu-pembantunya memiliki jiwa yang kuat seperti halnya para  mujahid yang berjuang di jalan Allah; sehingga, Tangan Allah SWT  terbentang untuk memberikan rahmat kepadanya.  &lt;em&gt;Kedua&lt;/em&gt;, pemimpin  yang lemah jiwanya, sehingga dikendalikan oleh pembantu-pembantunya.   Sesungguhnya, pemimpin seperti ini sangat dekat dengan kehancuran,  kecuali Allah SWT memberinya rahmat.  &lt;em&gt;Ketiga&lt;/em&gt;, pemimpin yang  pembantu-pembantunya lemah, sehingga dia mengendalikan mereka; maka  pemimpin seperti ini akan dimasukkan ke dalam neraka Huthamah,  sebagaimana yang disabdakan Rasulullah SAW, “Berilah khabar gembira  kepada pemimpin Huthamah, karena dia sendirilah yang akan binasa.” &lt;em&gt;Keempat&lt;/em&gt;, pemimpin yang dirinya dan pembantu-pembantunya saling berebut pengaruh, sehingga mereka semua terjatuh dalam kebinasaan”. &lt;p&gt;Imam al-Auza’iy bertutur lagi, “Wahai Amirul Mukminin, sesungguhnya  kesulitan yang paling besar adalah menegakkan hak Allah dan kemuliaan  yang paling tinggi di sisi Allah adalah takwa.  Barangsiapa meminta  kemuliaan dengan ketaatan kepada Allah, niscaya Allah akan mengangkat  dan memuliakannya.  Sebaliknya, barangsiapa mencari kemuliaan dengan  bermaksiyat kepadaNya, Allah akan menghinakan dan merendahkannya.   Inilah nasihat untukmu, semoga keselamatan tetap bersamamu”&lt;em&gt;.&lt;/em&gt;[Imam al-Ghazali, &lt;em&gt;Al-Ihya', &lt;/em&gt;juz 7, hal. 77]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seorang pemimpin haruslah memiliki jiwa yang kuat untuk mengendalikan  urusan-urusan rakyat; dan ia harus memilih pembantu-pembantu yang  bertakwa dan memiliki kekuatan jiwa.  Faktor inilah yang akan  mendatangkan rahmat dan pertolongan dari Allah swt atas dirinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemampuan seorang pemimpin dalam memimpin organisasi ditentukan  sejauh mana ia mampu mengorganisasi potensi yang dia miliki; karyawan,  perusahaan, dan asset.  Dalam konteks karyawan, ia harus mampu  menempatkan karyawannya dengan tepat sesuai dengan kemampuan dan minat  mereka.  Seorang pemimpin harus mampu mengorganisasi karyawannya hingga  menjadi super team yang hebat.  Pemimpin tidak hanya memimpin  karyawannya, akan tetapi ia juga mengarahkan, membimbing, mendidik,  mengontrol, dan memberikan contoh kepada karyawannya.  Ia harus  menanamkan satu prinsip “&lt;em&gt;ketaatan kepada aturan main&lt;/em&gt;” yang  telah disepakati, dan taat kepada pemimpin adalah salah satu bagian dari  aturan main sebuah organisasi.  Jadikan karyawan sebagai anggota team  perusahaan, bukan sebagai bawahan. [] &lt;strong&gt;Fathiy Syamsuddin Ramadhan An Nawiy&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;sumber :&lt;a href="http://hizbut-tahrir.or.id/2011/10/19/nasehat-imam-abdurrahman-bin-amru-al-auzaiy-empat-tipe-pemimpin/"&gt; Hizbut Tahrir Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;       &lt;a href="http://addthis.com/bookmark.php?pub=&amp;amp;url=http://hizbut-tahrir.or.id/2011/10/19/nasehat-imam-abdurrahman-bin-amru-al-auzaiy-empat-tipe-pemimpin/&amp;amp;title=Nasehat%20Imam%20Abdurrahman%20bin%20Amru%20al-Auza%E2%80%99iy%20:Empat%20Tipe%20Pemimpin" target="_blank" rel="nofollow" title="Add This!"&gt;&lt;img src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/plugins/add-me-dichev/images/addthis.jpg" style="width:16px;height:16px;border:0px;" alt="Add This!" title="Add This!" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://del.icio.us/post?url=http://hizbut-tahrir.or.id/2011/10/19/nasehat-imam-abdurrahman-bin-amru-al-auzaiy-empat-tipe-pemimpin/&amp;amp;title=Nasehat%20Imam%20Abdurrahman%20bin%20Amru%20al-Auza%E2%80%99iy%20:Empat%20Tipe%20Pemimpin" target="_blank" rel="nofollow" title="del.icio.us"&gt;&lt;img src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/plugins/add-me-dichev/images/delicious.jpg" style="width:16px;height:16px;border:0px;" alt="del.icio.us" title="del.icio.us" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;amp;url=http://hizbut-tahrir.or.id/2011/10/19/nasehat-imam-abdurrahman-bin-amru-al-auzaiy-empat-tipe-pemimpin/&amp;amp;title=Nasehat%20Imam%20Abdurrahman%20bin%20Amru%20al-Auza%E2%80%99iy%20:Empat%20Tipe%20Pemimpin" target="_blank" rel="nofollow" title="Digg"&gt;&lt;img src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/plugins/add-me-dichev/images/digg.jpg" style="width:16px;height:16px;border:0px;" alt="Digg" title="Digg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;amp;bkmk=http://hizbut-tahrir.or.id/2011/10/19/nasehat-imam-abdurrahman-bin-amru-al-auzaiy-empat-tipe-pemimpin/&amp;amp;title=Nasehat%20Imam%20Abdurrahman%20bin%20Amru%20al-Auza%E2%80%99iy%20:Empat%20Tipe%20Pemimpin" target="_blank" rel="nofollow" title="Google"&gt;&lt;img src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/plugins/add-me-dichev/images/google.jpg" style="width:16px;height:16px;border:0px;" alt="Google" title="Google" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://myweb2.search.yahoo.com/myresults/bookmarklet?t=Nasehat%20Imam%20Abdurrahman%20bin%20Amru%20al-Auza%E2%80%99iy%20:Empat%20Tipe%20Pemimpin&amp;amp;u=http://hizbut-tahrir.or.id/2011/10/19/nasehat-imam-abdurrahman-bin-amru-al-auzaiy-empat-tipe-pemimpin/" target="_blank" rel="nofollow" title="Yahoo! MyWeb"&gt;&lt;img src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/plugins/add-me-dichev/images/yahoo.jpg" style="width:16px;height:16px;border:0px;" alt="Yahoo! MyWeb" title="Post to Yahoo! MyWeb" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://reddit.com/submit?url=http://hizbut-tahrir.or.id/2011/10/19/nasehat-imam-abdurrahman-bin-amru-al-auzaiy-empat-tipe-pemimpin/&amp;amp;title=Nasehat%20Imam%20Abdurrahman%20bin%20Amru%20al-Auza%E2%80%99iy%20:Empat%20Tipe%20Pemimpin" target="_blank" rel="nofollow" title="reddit"&gt;&lt;img src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/plugins/add-me-dichev/images/reddit.jpg" style="width:16px;height:16px;border:0px;" alt="reddit" title="reddit" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://stumbleupon.com/submit?url=http://hizbut-tahrir.or.id/2011/10/19/nasehat-imam-abdurrahman-bin-amru-al-auzaiy-empat-tipe-pemimpin/&amp;amp;title=Nasehat%20Imam%20Abdurrahman%20bin%20Amru%20al-Auza%E2%80%99iy%20:Empat%20Tipe%20Pemimpin&amp;amp;newcomment=Nasehat%20Imam%20Abdurrahman%20bin%20Amru%20al-Auza%E2%80%99iy%20:Empat%20Tipe%20Pemimpin" target="_blank" rel="nofollow" title="StumbleUpon"&gt;&lt;img src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/plugins/add-me-dichev/images/stumbleupon.jpg" style="width:16px;height:16px;border:0px;" alt="StumbleUpon" title="StumbleUpon" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://technorati.com/faves?add=http://hizbut-tahrir.or.id/2011/10/19/nasehat-imam-abdurrahman-bin-amru-al-auzaiy-empat-tipe-pemimpin/" target="_blank" rel="nofollow" title="Technorati"&gt;&lt;img src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/plugins/add-me-dichev/images/technorati.jpg" style="width:16px;height:16px;border:0px;" alt="Technorati" title="Technorati" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2927500561948562785-6755913253390151575?l=muady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/6755913253390151575/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/10/nasehat-imam-abdurrahman-bin-amru-al.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/6755913253390151575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/6755913253390151575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/10/nasehat-imam-abdurrahman-bin-amru-al.html' title='Nasehat Imam Abdurrahman bin Amru al-Auza’iy :Empat Tipe Pemimpin'/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785.post-4908317264508967866</id><published>2011-09-21T15:50:00.000-07:00</published><updated>2011-09-21T15:54:43.539-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Life'/><title type='text'>Ilmu Bisa Mengerem Motivasi Dunia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-FX-QkjQrGFA/TnprAfHl3jI/AAAAAAAAAQI/IaHGkLcrEiQ/s1600/harta.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-FX-QkjQrGFA/TnprAfHl3jI/AAAAAAAAAQI/IaHGkLcrEiQ/s320/harta.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5654949938214592050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Bismillah ....&lt;em&gt; Allahumma yassir wa a'in.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terus terang, kita semua kepingin kaya. Kepingin punya harta,  sehingga bisa menyibukkan diri dengan agama dan tidak perlu sibuk kerja,  bisa menolong orang miskin, bisa membuka lapangan kerja biar tidak jadi  TKW; kepingin naik mobil biar tidak kepanasan-kehujanan .... Ya, ada  banyak hal positif yang kita bayangkan ketika kita membuat membuat  perencanaan ketika kaya. Kekuatan ambisinya berbeda-beda: ada yang  biasa, ada yang luar biasa. Bahkan, ada yang sampai harus tersiksa,  sampai stres, karena harapannya tak kunjung datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadar maupun  tidak sadar, sebenarnya kita sedikit tersiksa dengan banyaknya  perencanaan untuk sukses yang muncul di benak kita. Bagaimana tidak,  kita menginginkan sesuatu, namun impian yang diharapkan masih jauh dari  kenyataan. Sebagaimana seorang pemuda yang mencintai gadis idamannya,  namun sayang, dia menjadi milik orang lain. Tinggal korban perasaan.  Pemuda baik akan berusaha untuk melupakan sang gadis impian agar tidak  menjadi beban hidup yang berlarut baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jauh beda dengan  harta dan dunia. Berharap kekayaan besar yang tak kunjung datang, paling  tidak akan merugikan perasaan Anda. Hanya saja, mungkin kadarnya tidak  banyak. Yang lebih penting adalah bagaimana menghilangkan keinginan ini,  sehingga tidak membuat Anda selalu berangan-angan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di  kesempatan ini, mungkin tidak banyak yang bisa kita bahas. Hanya  mengambil beberapa pelajaran penting dari firman Allah. Bukan karena  ayat ini bermakna sempit, tetapi karena pemahaman sayalah yang terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;فَخَرَجَ عَلَى قَوْمِهِ فِي  زِينَتِهِ قَالَ الَّذِينَ يُرِيدُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا يَا لَيْتَ  لَنَا مِثْلَ مَا أُوتِيَ قَارُونُ إِنَّهُ لَذُو حَظٍّ عَظِيمٍ (79)  وَقَالَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ وَيْلَكُمْ ثَوَابُ اللَّهِ خَيْرٌ  لِمَنْ آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا وَلَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الصَّابِرُونَ  (80) فَخَسَفْنَا بِهِ وَبِدَارِهِ الْأَرْضَ فَمَا كَانَ لَهُ مِنْ فِئَةٍ  يَنْصُرُونَهُ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُنْتَصِرِينَ (81)  وَأَصْبَحَ الَّذِينَ تَمَنَّوْا مَكَانَهُ بِالْأَمْسِ يَقُولُونَ  وَيْكَأَنَّ اللَّهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ  وَيَقْدِرُ لَوْلَا أَنْ مَنَّ اللَّهُ عَلَيْنَا لَخَسَفَ بِنَا  وَيْكَأَنَّهُ لَا يُفْلِحُ الْكَافِرُونَ (&lt;/strong&gt;82&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"&lt;em&gt;Maka keluarlah Qarun kepada kaumnya dalam kemegahannya.  Orang-orang yang menghendaki kehidupan dunia pun berkata, 'Moga-moga  kiranya kita mempunyai perbendaharaan seperti yang telah diberikan  kepada Qarun; sesungguhnya, ia benar-benar mempunyai keberuntungan yang  besar.' Berkatalah orang-orang yang dianugerahi ilmu, 'Kecelakaan yang  besarlah bagimu! Pahala Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang  beriman dan beramal saleh, dan pahala itu tidak diperoleh kecuali oleh  orang-orang yang sabar.' Maka Kami benamkanlah Qarun beserta rumahnya ke  dalam bumi. Maka tidak ada suatu golongan pun yang menolongnya dari  azab Allah. Dan tiadalah ia termasuk orang-orang (yang dapat) membela  (dirinya). Dan orang-orang yang kemarin mencita-citakan kedudukan Qarun  itu pun, 'Aduhai, benarlah Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia  kehendaki dari hamba-hambanya dan menyempitkannya; kalau Allah tidak  melimpahkan karunia-Nya atas kita, benar-benar Dia telah membenamkan  kita (pula). Aduhai benarlah, tidak beruntunglah orang-orang yang  mengingkari (nikmat Allah).'&lt;/em&gt;" (Q.S. Al-Qashash:79--82)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah  Anda membaca terjemah di atas, izinkan saya untuk tetap memberikan  ulasan sedikit tentang makna ayat di atas. Ulasan saya mengacu pada  tafsir &lt;em&gt;Taisir Karimir Rahman&lt;/em&gt;, karya Abdurrahman As-Sa'di.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum  mengupas ayat dia atas, kita perlu memahami latar belakang Qarun dan  masyarakat sekitarnya. Anda jangan menyangka masyarakat Qarun adalah  orang kafir. Mereka adalah kaum Nabi Musa &lt;em&gt;'alaihis salam&lt;/em&gt;. Bahkan, Qarun sendiri adalah sepupu Nabi Musa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu, dia adalah orang yang paling pandai membaca Taurat, sampai dijuluki “&lt;em&gt;Al-Munawir&lt;/em&gt;” karena suaranya yang bagus. Namun, kemudian dia jadi munafik sebagaimana yang dilakukan oleh As-Samiri. (lihat &lt;em&gt;Tafsir Al-Baghawi&lt;/em&gt;,  6:220). Intinya, latar belakang cerita ini terjadi di kalangan kaum  muslimin, kaum Nabi Musa, yang beriman kepada Allah dan mengikuti ajaran  Musa. Karena itu, mungkin saja hal ini terjadi pada kaum muslimin zaman  ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat di atas menceritakan cuplikan sejarah Qarun. Suatu  hari, dia keluar berjalan-jalan di kampungnya [فِي زِينَتِهِ] dengan  memakai semua perhiasan termewah yang dia miliki. Mulailah semua  pandangan mata tertuju kepadanya, setiap orang yang dilewati tidak  membiarkannya. Di situlah banyak hati mulai berbicara. Di situlah banyak  perasaan mulai menyala-nyala. Akhirnya, manusia yang melihat Qarun  terbagi menjadi dua. Masing-masing berkomentar sesuai dengan latar  belakang dan motivasinya; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu yang  tersimpan dalam hati mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok pertama: [قَالَ  الَّذِينَ يُرِيدُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا] orang-orang yang  menginginkan kehidupan dunia. Merekalah orang yang terikat hatinya  dengan indahnya harta, sehingga jadilah puncak harapannya. Apa komentar  mereka?&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;يَا لَيْتَ لَنَا مِثْلَ مَا أُوتِيَ قَارُونُ&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Duhai, andaikan aku memiliki harta seperti yang dimiliki Qarun&lt;/em&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komentarnya tidak tidak jauh dari motivasinya. Akhirnya, tidak terasa, mereka memuji Qarun yang sombong,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: right;"&gt;&lt;strong&gt;إِنَّهُ لَذُو حَظٍّ عَظِيمٍ&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Sesungguhnya, Qarun memiliki keberuntungan yang besar&lt;/em&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang benar, Qarun sangat beruntung, andaikan tidak ada lagi kehidupan setalah kematian ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada  hal menarik yang terlintas, saya membayangkan keadaan orang yang silau  dengan kehidupan Barat, yang termotivasi dengan peradaban Barat.  Terkadang, tanpa sadar, mereka memuji hal yang kebarat-baratan. Padahal,  mereka yakin, negara-negara Barat adalah negara kafir. Barangkali,  fenomena ini mirip dengan kaum Qarun yang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, hanya lintasan perasaan ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lanjutkan ...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kelompok  kedua: [وَقَالَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ] orang yang diberi ilmu.  Merekalah manusia yang dipilih oleh Allah. Manusia yang mendapatkan  curahan taufik, yang memahami hakikat sesuatu dan mampu bersabar,  melihat hal tersembunyi di balik kehidupan dunia. Mereka memahami  hakikat di balik zahir kekayaan Qarun, yang tidak dipahami oleh umumnya  masyarakat. Mereka berkomentar,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: right;"&gt;&lt;strong&gt;وَيْلَكُمْ&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Celaka kalian!&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka nyatakan hal ini untuk  melawan keinginan banyak orang terhadap harta dunia yang dimiliki Qarun.  Mereka orang pilihan di tengah kerumunan orang yang silau dengan dunia.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: right;"&gt;&lt;strong&gt;ثَوَابُ اللَّهِ&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Balasan Allah ....&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua janji yang Allah berikan  kepada hamba-Nya yang taat kepadanya. Baik yang disegerakan di dunia,  seperti kelezatan iman, kenikmatan beribadah, maupun nikmat yang  tertunda, yaitu surga.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: right;"&gt;&lt;strong&gt;خَيْرٌ&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;... Itu lebih baik&lt;/em&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada semua angan-angan dunia dan harapan mendapatkan harta bagaikan Qarun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satu hal yang menarik, perasaan ini tiba-tiba hilang dari pikiran  banyak orang. Sekali lagi, mereka adalah orang mukmin, yang percaya  kepada Allah. Seolah bayangan dunia telah menjadi penghalang utama  mereka untuk mengingat Allah. Jadilah yang teringat hanya dunia Qarun.  Kecuali orang yang Allah pilih.&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;p&gt;Ini menunjukkan besarnya ujian dunia. Hanya dengan melihat saja, bisa  membuat orang lupa Allah, lupa nikmat Allah yang ada pada dirinya.  Akibatnya, orang tidak akan bersyukur terhadap nikmat Allah yang ada  pada dirinya.&lt;/p&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Karena itu, sungguh berat kilauan dunia ini bagi mata manusia. Benarlah wasiat yang disabdakan Nabi &lt;em&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/em&gt;,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;إن الدنيا حلوة خضرة وإن الله مستخلفكم فيها فينظر كيف تعملون فاتقوا الدنيا واتقوا النساء فإن أول فتنة بني إسرائيل كانت في النساء&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Sesungguhnya, dunia itu manis dan hijau. Allah menjadikan kalian  sebagai pengganti dari umat sebelumnya, dan Dia memperhatikan apa pun  yang telah kalian lakukan. Karena itu, takutlah pada kehidupan dunia dan  takutlah pada wanita. Sesungguhnya ujian pertama yang menimpa Bani  Israil adalah perihal wanita&lt;/em&gt;.” (H.R. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya mereka  yang sabar, yang berusaha menahan ini, yang akan diselamatkan oleh  Allah. Sebagaimana yang Allah nyatakan di akhir ayat,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: right;"&gt;&lt;strong&gt;وَلَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الصَّابِرُونَ&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Dan tidak diperoleh pahala itu, kecuali oleh orang-orang yang sabar&lt;/em&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Akhir pilu bagi Si Qarun &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setalah  diberi kesempatan untuk menikmati keindahan dunia, datanglah azab yang  menggelamkan Qarun bersama hartanya ke dalam tanah. Sebagai balasan dari  perbuatannya yang merasa lebih tinggi daripada seluruh manusia, Allah  letakkan Qarun di tempat yang paling rendah. Bagaimana dengan dua  kelompok manusia yang sebelumnya berkomentar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang, yang dahulu berharap bisa seperti Qarun, mengatakan,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: right;"&gt;&lt;strong&gt;وَيْكَأَنَّ اللَّهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Aduhai, Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hambanya, dan menyempitkannya&lt;/em&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka  baru sadar, rezeki yang Allah berikan bukanlah tanda bahwa itu hidup  yang lebih baik, bukan pula tanda bahwa dia telah mendapatkan  keberuntungan yang besar. Kemudian, mereka menyesali komentar dan pujian  mereka untuk Qarun, &lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: right;"&gt;&lt;strong&gt;لَوْلَا أَنْ مَنَّ اللَّهُ عَلَيْنَا لَخَسَفَ بِنَا&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; “&lt;em&gt;Kalaulah Allah tidak melimpahkan karunia-Nya kepada kita, tentu Dia telah membenamkan kita&lt;/em&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian  pula, Allah tidak menghukum kita disebabkan ucapan kita. Semoga Allah  menyelamatkan kita dari bencana fitnah dunia. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa pelajaran penting yang bisa kita petik dari kisah Qarun tersebut:&lt;br /&gt;1. Beratnya fitnah dunia, ditambah sifat tidak &lt;em&gt;qana'ah&lt;/em&gt; yang ada pada diri manusia.&lt;br /&gt;2.  Dalam menyikapi harta, manusia terbagi dua: Pertama, orang yang tidak  mudah terpengaruh harta, yang disebut Allah sebagai “orang yang diberi  ilmu”; Kedua, orang yang mudah terpengaruh harta, yang berarti  kebalikannya: bukan orang yang berilmu.&lt;br /&gt;3. Kekuatan untuk tidak mudah terpengaruh harta ada pada diri manusia yang memiliki dua sifat mulia: ilmu dan sabar.&lt;br /&gt;4.  Orang yang berilmu mengetahui hakikat di balik ujian dan fitnah. Mereka  memahami dampak buruk dan konsekuensi kemunculan fitnah, sebelum  diketahui oleh umumnya masyarakat.&lt;br /&gt;5. Banyaknya rezeki dan harta bukan tolak ukur bahwa Allah memberikan kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Allahu a'lam&lt;/em&gt;. Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : &lt;a style="font-style: italic;" href="http://pengusahamuslim.com/baca/cap/1229/ilmu-bisa-mengerem-motivasi-dunia"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2927500561948562785-4908317264508967866?l=muady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/4908317264508967866/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/09/ilmu-bisa-mengerem-motivasi-dunia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/4908317264508967866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/4908317264508967866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/09/ilmu-bisa-mengerem-motivasi-dunia.html' title='Ilmu Bisa Mengerem Motivasi Dunia'/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-FX-QkjQrGFA/TnprAfHl3jI/AAAAAAAAAQI/IaHGkLcrEiQ/s72-c/harta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785.post-3505273292133394924</id><published>2011-09-18T16:02:00.000-07:00</published><updated>2011-09-18T16:23:29.287-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Bermakna'/><title type='text'>Inspirasi</title><content type='html'>&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-d9544ce89258c29f" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v5.nonxt4.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dd9544ce89258c29f%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331146444%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D62408AADCACD5C49E9E3193E7570FE91FEBDCC00.1D327B8094D0032F454967E9111EF0FF18EE96A3%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dd9544ce89258c29f%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DOGU6pmwZKdEl-Y-xY6aAMU6tmR8&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v5.nonxt4.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dd9544ce89258c29f%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331146444%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D62408AADCACD5C49E9E3193E7570FE91FEBDCC00.1D327B8094D0032F454967E9111EF0FF18EE96A3%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dd9544ce89258c29f%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DOGU6pmwZKdEl-Y-xY6aAMU6tmR8&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2927500561948562785-3505273292133394924?l=muady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/3505273292133394924/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/09/inspirasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/3505273292133394924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/3505273292133394924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/09/inspirasi.html' title='Inspirasi'/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785.post-6811552371217875000</id><published>2011-09-17T18:10:00.000-07:00</published><updated>2011-09-17T18:18:02.898-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Life'/><title type='text'>Aku Bukan pilihan Hatimu Lyrics</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-6TSQFfWxuvk/TnVGvJpi1CI/AAAAAAAAAOw/CYAkAJA7FRI/s1600/timthumb.php.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 212px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-6TSQFfWxuvk/TnVGvJpi1CI/AAAAAAAAAOw/CYAkAJA7FRI/s320/timthumb.php.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5653502683091489826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jika memang diriku&lt;br /&gt;Bukan lah menjadi pilihan hatimu&lt;br /&gt;Mungkin sudah takdirnya&lt;br /&gt;Kau dan aku takkan mesti bersatu&lt;br /&gt;&lt;span class="b-lyrics-from-signature"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Harus slalu kau tau&lt;br /&gt;Kumencintamu disepanjang waktuku&lt;br /&gt;Harus slalu kau tau&lt;br /&gt;Semua abadi untuk slamanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kuyakin cinta dalam hatiku&lt;br /&gt;Hanya milikmu sampai akhir hidupku&lt;br /&gt;Karena kuyakin disetiap hembus nafasku&lt;br /&gt;Hanya dirimu satu yang slalu kurindu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2927500561948562785-6811552371217875000?l=muady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/6811552371217875000/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/09/aku-bukan-pilihan-hatimu-lyrics.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/6811552371217875000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/6811552371217875000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/09/aku-bukan-pilihan-hatimu-lyrics.html' title='Aku Bukan pilihan Hatimu Lyrics'/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-6TSQFfWxuvk/TnVGvJpi1CI/AAAAAAAAAOw/CYAkAJA7FRI/s72-c/timthumb.php.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785.post-7703112661717490303</id><published>2011-09-17T06:46:00.000-07:00</published><updated>2011-09-17T07:19:42.392-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Life'/><title type='text'>,,,,,?,,,,,</title><content type='html'>Assalamu'alaikum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kembali ku duduk berhadapan dengan laptop Acer 4736z yang senantiasa ikut menemani perjalanan hidupku yang cukup singkat ini.&lt;br /&gt;beberapa hari ini banyak peristiwa yang cukup berkesan di hidupku, yang mungkin tidak bagi yang lain,(emm  ya iyalah, lawong saya yang ngerasain) dari kesan baik sampai kesan buruk.&lt;br /&gt;ya intinya masih sesuai dijalur perjalanan hidup seorang manusia lah.&lt;br /&gt;tapi aku sedikit agak heran dengan diriku sendiri, mengapa aku sering terlalu lama dalam proses kesedihan, seolah aku baru pertama kalinya merasakan sedih.&lt;br /&gt;apa semuanya itu lumrah??? (jawablah dalam komentar anda, hehe)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk lebih dapat memahamiku maka akan kuceritakan sesuatu yang agak fiktif namun nyata, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ready to read??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemuda yang sedang hancur berkeping-keping ketika salah satu harapannya kandas tanpa menyisakan jejak, pemuda tersebut masih merenungi kehancuran harapannya tersebut dan mengatakan, "aku tak menyesal dengan kehancuran ini, namun yang aku sakit mengapa semua ini pernah ku lakukan, seandainya saja aku dulu tak pedulikannya, maka aku tak akan sakit seperti ini". Itulah kata-kata yang diucapkan pemuda tsb.&lt;br /&gt;Hari dilalui dengan semua sesal dan trauma yang cukup berat, kadang masih teringat olehnya awala pertama dia bertemu dengan harapan-harapan itu, hingga ada secercah kemungkinan yang dapat mewujudkan harapannya dan kini harus sirna tak tersisa.&lt;br /&gt;Jujur tak mudah bagi pemuda tersebut melupakan sesuatu yang sudah direncanakannya lama dan harus hancur dalam waktu sekejap saja, tapi semua itu terjadi dan nyata, sekarang pemuda tsb hanya mampu berteman dengan kenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang harapan itu tak harus dimiliki, namun terlalu sakit untuk di ungkiri.&lt;br /&gt;Kawan mungkin cerita ini tak terlalu menarik, namun yang jelas penulis memang memendam rasa yang cukup dalam. dan yang dimaksud penulis pemuda dalam cerita di atas, ialah penulis sendiri,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2927500561948562785-7703112661717490303?l=muady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/7703112661717490303/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/09/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/7703112661717490303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/7703112661717490303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/09/blog-post.html' title=',,,,,?,,,,,'/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785.post-4190994123395168242</id><published>2011-08-21T16:16:00.000-07:00</published><updated>2011-08-21T16:17:26.949-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Life'/><title type='text'>taubat (mas Opick)</title><content type='html'>wahai Tuhan jauh sudah&lt;br /&gt;lelah kaki melangkah&lt;br /&gt;aku hilang tanpa arah&lt;br /&gt;rindu hati sinarmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wahai Tuhan aku lemah&lt;br /&gt;hina berlumur noda&lt;br /&gt;hapuskanlah terangilah&lt;br /&gt;jiwa di hitam jalanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ampunkanlah aku&lt;br /&gt;terimalah taubatku&lt;br /&gt;sesungguhnya engkau&lt;br /&gt;sang Maha Pengampun Dosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya Rabbi ijinkanlah&lt;br /&gt;aku kembali padaMu&lt;br /&gt;meski mungkin takkan sempurna&lt;br /&gt;aku sebagai hambaMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ampunkanlah aku&lt;br /&gt;terimalah taubatku&lt;br /&gt;sesungguhnya engkau&lt;br /&gt;sang Maha Pengampun Dosa&lt;br /&gt;berikanlah aku kesempatan waktu&lt;br /&gt;aku ingin kembali&lt;br /&gt;kembali kepadaMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan mungkin tak layak&lt;br /&gt;sujud padaMu&lt;br /&gt;dan sungguh tak layak aku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2927500561948562785-4190994123395168242?l=muady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/4190994123395168242/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/08/taubat-mas-opick.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/4190994123395168242'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/4190994123395168242'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/08/taubat-mas-opick.html' title='taubat (mas Opick)'/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785.post-983915913931460986</id><published>2011-08-08T03:03:00.001-07:00</published><updated>2011-08-08T03:03:42.277-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Bermakna'/><title type='text'>mengeluh</title><content type='html'>Pantaskah anda mengeluh? Padahal anda telah dikaruniai sepasang  lengan yang kuat untuk mengubah dunia. Layakkah anda berkeluh kesah?  Padahal anda telah dianugerahi kecerdasan yang memungkinkan anda untuk  membenahi segala sesuatunya. &lt;p&gt;Apakah anda bermaksud untuk menyia-nyiakan semuanya itu? lantas  menyingkirkan beban dan tanggung jawab anda? Janganlah kekuatan yang ada  pada diri anda, terjungkal karena anda berkeluh kesah. Ayo tegarkan  hati anda. Tegakkan bahu. Jangan biarkan semangat hilang hanya karena  anda tidak tahu jawaban dari masalah anda tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan biarkan kelelahan menghujamkan keunggulan kamu. Ambillah  sebuah nafas dalam-dalam. Tenangkan semua alam raya yang ada dalam benak  anda. Lalu temukan lagi secercah cahaya dibalik awan mendung. Dan  mulailah ambil langkah baru.&lt;span id="more-363"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesungguhnya, ada orang yang lebih berhak mengeluh dibanding anda.  Sayangnya suara mereka parau tak terdengar, karena mereka tak sempat  lagi untuk mengeluh. Beban kehidupan yang berat lebih suka mereka jalani  daripada mereka sesali. Jika demikian masihkan anda lebih suka mengeluh  daripada menjalani tantangan hidup ini?&lt;/p&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2927500561948562785-983915913931460986?l=muady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/983915913931460986/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/08/mengeluh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/983915913931460986'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/983915913931460986'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/08/mengeluh.html' title='mengeluh'/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785.post-8585597676260722209</id><published>2011-07-05T06:06:00.000-07:00</published><updated>2011-07-05T06:16:03.054-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Life'/><title type='text'>I think ,,,</title><content type='html'>sebuah rentetan perjalanan kehidupan seorang anak manusia, berawal, berjalan, berujung.&lt;br /&gt;kadang kita berfikir orang lain lebih buruk atau lebih baik dari kita dari hal-hal tertentu.&lt;br /&gt;ya, itulah hidup.&lt;br /&gt;pernah kubertanya, apa sebenarnya hidup ini, untuk apa, mau kemana, dan harus seperti apa?&lt;br /&gt;dan setelah diringkas lagi dapat disimpulkan, darimana, untuk apa, dan akan kemana kita?&lt;br /&gt;itulah sumber utamanya, lalu bagaimana menjawabnya?&lt;br /&gt;sebenarnya tanpa dijawab pun, sudah dijelaskan secara rinci dalam Islam,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;want to be know more?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2927500561948562785-8585597676260722209?l=muady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/8585597676260722209/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/07/i-think.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/8585597676260722209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/8585597676260722209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/07/i-think.html' title='I think ,,,'/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785.post-3040861576161260604</id><published>2011-06-22T16:53:00.001-07:00</published><updated>2011-06-22T16:53:42.464-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Bermakna'/><title type='text'>Bulan terbelah</title><content type='html'>&lt;p&gt;"Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Q.S. Al-Qamar: 1)"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Benarkah  peristiwa menakjubkan 14 abad yabg lalu saat Rasulullah dengan izin  Allah membelah bulan?. Apapun yang datang dari Allah dan Rasulnya masuk  akal atau tidak maka tiada pilihan untuk menolaknya. Karena sebuah  penolakan adalah sbuah jawaban sedekat apa Iman kita pada kebenaran  itu?. Untaian Risalah berikut smoga bisa menambah keyakinan kita akan  sebuah kebenaran,... kebenaran yang mutlak dari-Nya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Allah  berfirman: "Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah  terbelah (Q.S. Al-Qamar: 1)" Apakah kalian akan membenarkan kisah yang  dari ayat Al-Qur'an ini menyebabkan masuk Islamnya pimpinan Hizb Islami  Inggris ??&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di bawah ini adalah kisahnya:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam  temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof. Dr. Zaghlul  Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya,  apakah ayat dari surat Al-Qamar di atas memiliki kandungan mukjizat  secara ilmiah ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawabnya sebagai berikut:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tentang  ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah. Sejak beberapa waktu  lalu, saya mempresentasikan di Univ. Cardif, Inggris bagian barat, dan  para peserta yang hadir bermacam-macam, ada yang muslim dan ada juga  yang bukan muslim. Salah satu tema diskusi waktu itu adalah seputar  mukjizat ilmiah dari Al-Qur'an. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah seorang pemuda yang  beragama muslim pun berdiri dan bertanya, "Wahai Tuan, apakah menurut  anda ayat yang berbunyi [Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah  terbelah] mengandung mukjizat secara ilmiah ? Maka saya menjawabnya:  Tidak, sebab kehebatan ilmiah diterangkan oleh ilmu pengetahuan,  sedangkan mukjizat tidak bisa diterangkan ilmu pengetahuan, sebab ia  tidak bisa menjagkaunya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan tentang terbelahnya bulan,  maka itu adalah mukjizat yang terjadi pada Rasul terakhir Muhammad  shallallahu 'alaihi wassalam sebagai pembenaran atas kenabian dan  kerasulannya, sebagaimana nabi-nabi sebelumnya. Dan mukjizat yang  kelihatan, maka itu disaksikan dan dibenarkan oleh setiap orang yang  melihatnya. Andai hal itu tidak termaktub di dalam kitab Allah dan  hadits-hadits Rasulullah, maka tentulah kami para muslimin di zaman ini  tidak akan mengimani hal itu. Akan tetapi hal itu memang benar termaktub  di dalam Al-Qur'an dan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alaihi  wassalam. Dan memang Allah ta'alaa benar-benar Maha berkuasa atas segala  sesuatu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar pun mengutip  sebuah kisah Rasulullah membelah bulan. Kisah itu adalah sebelum hijrah  dari Mekah Mukarramah ke Madinah. Orang-orang musyrik berkata, "Wahai  Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami  satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu (mengejek  dan mengolok-olok)?" Rasulullah bertanya, "Apa yang kalian inginkan ?  Mereka menjawab: Coba belah bulan, .."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka Rasulullah  pun berdiri dan terdiam, lalu berdoa kepada Allah agar menolongnya. Maka  Allah memberitahu Muhammad agar mengarahkan telunjuknya ke bulan. Maka  Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan, dan terbelahlah bulat  itu dengan sebenar-benarnya. Maka serta-merta orang-orang musyrik pun  berujar, "Muhammad, engkau benar-benar telah menyihir kami!" Akan tetapi  para ahli mengatakan bahwa sihir, memang benar bisa saja "menyihir"  orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang  tidak ada ditempat itu. Maka mereka pun pada menunggu orang-orang yang  akan pulang dari perjalanan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka orang-orang Quraisy pun  bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti orang yang baru pulang  dari perjalanan. Dan ketika datang rombongan yang pertama kali dari  perjalanan menuju Mekkah, maka orang-orang musyrik pun bertanya, "Apakah  kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?"Mereka menjawab, "Ya,  benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi  dua dansaling menjauh masing-masingnya kemudian bersatu kembali...!!!"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian lainnya lagi tetap kafir (ingkar). Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sungguh,  telah dekat hari qiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika melihat  tanda-tanda kebesaran Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya  berkata, "Ini adalah sihir yang terus-menerus", dan mereka  mendustakannya, bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan  benar-benar telah tetap ....sampai akhir surat Al-Qamar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini  adalah kisah nyata, demikian kata Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar. Dan  setelah selesainya Prof. Dr. Zaghlul menyampaikan hadits nabi tersebut,  berdiri seorang muslim warga Inggris dan memperkenalkan diri seraya  berkata, "Aku Daud Musa Pitkhok, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris. Wahai  tuan, bolehkah aku menambahkan??"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawab: Dipersilahkan dengan senang hati."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Daud  Musa Pitkhok berkata, "Aku pernah meneliti agama-agama (sebelum menjadi  muslim), maka salah seorang mahasiswa muslim menunjukiku sebuah  terjemah makna-makna Al-Qur'an yang mulia. Maka, aku pun berterima kasih  kepadanya dan aku membawa terjemah itu pulang ke rumah. Dan ketika aku  membuka-buka terjemahan Al-Qur'an itu di rumah, maka surat yang pertama  aku buka ternyata Al-Qamar. Dan aku pun membacanya: Telah dekat hari  qiamat dan bulan pun telah terbelah...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka aku pun  bergumam: Apakah kalimat ini masuk akal?? Apakah mungkin bulan bisa  terbelah kemudian bersatu kembali?? Andai benar, kekuatan macam apa yang  bisa melakukan hal itu??? Maka, aku pun menghentikan dari membaca  ayat-ayat selanjutnya dan aku menyibukkan diri dengan urusan kehidupan  sehari-hari. Akan tetapi Allah Yang Maha Tahu tentang tingkat keikhlasam  hamba-Nya dalam pencarian kebenaran. Maka aku pun suatu hari duduk di  depan televisi Inggris. Saat itu ada sebuah diskusi diantara presenter  seorang Inggris dan 3 orang pakar ruang angkasa AS.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga  pakar antariksa tersebut pun menceritakan tentang dana yang begitu  besardalam rangka melakukan perjalanan ke antariksa, padahal saat yang  sama dunia sedang mengalami masalah kelaparan, kemiskinan, sakit dan  perselisihan. Presenter pun berkata, " Andai dana itu digunakan untuk  memakmurkan bumi, tentulah lebih banyak berguna". Ketiga pakar itu pun  membela diri dengan proyek antariksanya dan berkata, "Proyek antariksa  ini akan membawa dampak yang sangat positif pada banyak segmen kehidupan  manusia, baik segi kedokteran, industri, dan pertanian. Jadi pendanaan  tersebut bukanlah hal yang sia-sia, akan tetapi hal itu dalam rangka  pengembangan kehidupan manusia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan diantara diskusi  tersebut adalah tentang turunnya astronot menjejakkan kakiknya di bulan,  dimana perjalanan antariksa ke bulan tersebut telah menghabiskan dana  tidak kurang dari 100 juta dollar. Mendengar hal itu, presenter  terperangah kaget danberkata, "Kebodohan macam apalagi ini, dana begitu  besar dibuang oleh AS hanya untuk bisa mendarat di bulan?" Mereka pun  menjawab, "Tidak, ..!!! Tujuannya tidak semata menancapkan ilmu  pengetahuan AS di bulan, akan tetapi kami mempelajari kandungan yang ada  di dalam bulan itu sendiri, maka kami pun telah mendapat hakikat  tentang bulan itu, yang jika kita berikan dana lebih dari 100 juta  dollar untuk kesenangan manusia, maka kami tidak akan memberikan dana  itu kepada siapapun. Maka presenter itu pun bertanya, "Hakikat apa yang  kalian telah capai sehingga demikian mahal taruhannya. Mereka menjawab,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Ternyata  bulan pernah mengalami pembelahan di suatu hari dahulu kala, kemudian  menyatu kembali.!!! Presenter pun bertanya, "Bagaimana kalian bisa yakin  akanhal itu?" Mereka menjawab, "Kami mendapati secara pasti dari  batuan-batuan yang terpisah terpotong di permukaan bulan sampai di dalam  (perut) bulan. Maka kami pun meminta para pakar geologi untuk  menelitinya, dan mereka mengatakan, "Hal ini tidak mungkin telah terjadi  kecuali jika memang bulan pernah terbelah lalu bersatu kembali".&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mendengar  paparan itu, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris mengatakan, "Maka aku pun  turun dari kursi dan berkata, "Mukjizat (kehebatan) benar-benar telah  terjadi pada diri Muhammad sallallahu alaihi wassallam 1400-an tahun  yang lalu. Allah benar-benar telah mengolok-olok AS untuk mengeluarkan  dana yang begitu besar, 100 juta dollar lebih, hanya untuk menetapkan  akan kebenaran muslimin !!!! Maka, agama Islam ini tidak mungkin salah  ... Maka aku pun berguman, "Maka, aku pun membuka kembali Mushhaf  Al-Qur'an dan aku baca surat Al-Qamar, dan ... saat itu adalah awal aku  menerima dan masuk Islam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diterjemahkan oleh: Abu Muhammad ibn Shadiq &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;di ambil dari:www.catatancuss.co.cc dan dipublikasikan oleh muady.blogspot.com&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2927500561948562785-3040861576161260604?l=muady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/3040861576161260604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/06/bulan-terbelah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/3040861576161260604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/3040861576161260604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/06/bulan-terbelah.html' title='Bulan terbelah'/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785.post-6771380234204881130</id><published>2011-06-22T16:51:00.000-07:00</published><updated>2011-06-22T16:52:31.019-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Bermakna'/><title type='text'>Kafir Quraisy Juga Mengenal Allah</title><content type='html'>&lt;div id="body"&gt;&lt;div id="wrap"&gt;&lt;div id="body"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Oleh Ustadz Abu Mushlih Ari Wahyudi dan Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal hafizhahumallah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="deleteBody"&gt;&lt;p class="postBody" style="color:#777;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Kaum muslimin, semoga Allah meneguhkan kita di atas Islam yang haq.  Sesungguhnya salah satu penyebab utama kemunduran dan kelemahan umat  Islam pada masa sekarang ini adalah karena mereka tidak memahami hakikat  kejahiliyahan yang menimpa bangsa Arab di masa silam. Mereka menyangka  bahwasanya kaum kafir Quraisy jahiliyah adalah orang-orang yang tidak  beribadah kepada Allah sama sekali. Atau lebih parah lagi mereka mengira  bahwasanya kaum kafir Quraisy adalah orang-orang yang tidak beriman  tentang adanya Allah [?!] Duhai, tidakkah mereka memperhatikan ayat-ayat  Al-Qur’an dan lembaran sejarah yang tercatat rapi dalam kitab-kitab  hadits ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Kaum Kafir Quraisy Betul-Betul Mengenal Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Janganlah terkejut akan hal ini, cobalah simak firman Allah ta’ala,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Dalil pertama, Allah ta’ala berfirman,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ أَمْ مَنْ يَمْلِكُ  السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَمَنْ يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ  وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَمَنْ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ  فَسَيَقُولُونَ اللَّهُ فَقُلْ أَفَلَا تَتَّقُونَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; “Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan  bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan  penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati  dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur  segala urusan?” Maka mereka akan menjawab: “Allah”. Maka katakanlah  “Mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya)?” (QS. Yunus [10]: 31)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Dalil kedua, firman Allah ta’ala,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ مَنْ خَلَقَهُمْ لَيَقُولُنَّ اللَّهُ فَأَنَّى يُؤْفَكُونَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; “Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: “Siapakah yang  menciptakan mereka, niscaya mereka menjawab: “Allah”, maka bagaimanakah  mereka dapat dipalingkan (dari menyembah Allah)?” (QS. az-Zukhruf : 87)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Dalil ketiga, firman Allah ta’ala,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; لَئِنْ سَأَلْتَهُمْ مَنْ نَزَّلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَحْيَا بِهِ  الْأَرْضَ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهَا لَيَقُولُنَّ اللَّهُ قُلِ الْحَمْدُ  لِلَّهِ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْقِلُونَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; “Dan sesungguhnya jika kamu menanyakan kepada mereka: “Siapakah yang  menurunkan air dari langit lalu menghidupkan dengan air itu bumi sesudah  matinya?” Tentu mereka akan menjawab: “Allah”, Katakanlah: “Segala puji  bagi Allah”, tetapi kebanyakan mereka tidak memahami(nya).” (QS.  al-’Ankabut: 63)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Dalil keempat, firman Allah ta’ala,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; أَمْ مَنْ يُجِيبُ الْمُضْطَرَّ إِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوءَ  وَيَجْعَلُكُمْ خُلَفَاءَ الْأَرْضِ أَئِلَهٌ مَعَ اللَّهِ قَلِيلًا مَا  تَذَكَّرُونَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; “Atau siapakah yang memperkenankan (do’a) orang yang dalam kesulitan  apabila ia berdo’a kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang  menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi ? Apakah disamping  Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya).” (QS.  an-Naml: 62)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Perhatikanlah! Dalam ayat-ayat di atas terlihat bahwasanya orang-orang  musyrik itu mengenal Allah, mereka mengakui sifat-sifat rububiyyah-Nya  yaitu Allah adalah pencipta, pemberi rezeki, yang menghidupkan dan  mematikan, serta penguasa alam semesta. Namun, pengakuan ini tidak  mencukupi mereka untuk dikatakan muslim dan selamat. Kenapa? Karena  mereka mengakui dan beriman pada sifat-sifat rububiyah Allah saja, namun  mereka menyekutukan Allah dalam masalah ibadah. Oleh karena itu, Allah  katakan terhadap mereka,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; وَمَا يُؤْمِنُ أَكْثَرُهُمْ بِاللَّهِ إِلَّا وَهُمْ مُشْرِكُونَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; “Dan sebahagian besar dari mereka tidak beriman kepada Allah, melainkan  dalam keadaan mempersekutukan Allah (dengan sembahan-sembahan lain).”  (QS. Yusuf : 106)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Ibnu Abbas mengatakan, “Di antara keimanan orang-orang musyrik: Jika  dikatakan kepada mereka, ‘Siapa yang menciptakan langit, bumi, dan  gunung?’ Mereka akan menjawab, ‘Allah’. Sedangkan mereka dalam keadaan  berbuat syirik kepada-Nya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; ‘Ikrimah mengatakan,”Jika kamu menanyakan kepada orang-orang musyrik:  siapa yang menciptakan langit dan bumi? Mereka akan menjawab: Allah.  Demikianlah keimanan mereka kepada Allah, namun mereka menyembah  selain-Nya juga.” (Lihat Al-Mukhtashor Al-Mufid, 10-11)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah menjelaskan bahwa kaum musyrikin  pada masa itu mengakui Allah subhanahuwata’ala adalah pencipta, pemberi  rezki serta pengatur urusan hamba-hamba-Nya. Mereka meyakini di tangan  Allah lah terletak kekuasaan segala urusan, dan tidak ada seorangpun  diantara kaum musyrikin itu yang mengingkari hal ini (lihat Syarh Kitab  Kasyfu Syubuhaat) Dan janganlah anda terkejut apabila ternyata mereka  pun termasuk ahli ibadah yang mempersembahkan berbagai bentuk ibadah  kepada Allah ta’ala.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Kafir Quraisy Rajin Beribadah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Anda tidak perlu merasa heran, karena inilah realita. Syaikh Muhammad At  Tamimi rahimahullah menceritakan bahwasanya kaum musyrikin yang  dihadapi oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang-orang yang  rajin beribadah. Mereka juga menunaikan ibadah haji, bersedekah dan  bahkan banyak berdzikir kepada Allah. Di antara dalil yang menunjukkan  bahwa orang-orang musyrik juga berhaji dan melakukan thowaf adalah dalil  berikut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Dan telah menceritakan kepadaku Abbas bin Abdul ‘Azhim Al Anbari telah  menceritakan kepada kami An Nadlr bin Muhammad Al Yamami telah  menceritakan kepada kami Ikrimah bin Ammar telah menceritakan kepada  kami Abu Zumail dari Ibnu Abbas ia berkata; Dulu orang-orang musyrik  mengatakan; “LABBAIKA LAA SYARIIKA LAKA (Aku memenuhi panggilanMu wahai  Dzat yang tiada sekutu bagiMu). Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa  sallam bersabda,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; وَيْلَكُمْ قَدْ قَدْ فَيَقُولُونَ إِلَّا شَرِيكًا هُوَ لَكَ تَمْلِكُهُ وَمَا مَلَكَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; “Celakalah kalian, cukuplah ucapan itu dan jangan diteruskan.” Tapi  mereka meneruskan ucapan mereka; ILLAA SYARIIKAN HUWA LAKA TAMLIKUHU  WAMAA MALAKA (kecuali sekutu bagi-Mu yang memang Kau kuasai dan ia tidak  menguasai).” Mereka mengatakan ini sedang mereka berthawaf di  Baitullah. (HR. Muslim no. 1185)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Mengomentari pernyataan Syaikh Muhammad At Tamimi di atas, Syaikh Shalih  Al-Fauzan mengatakan bahwa kaum musyrikin Quraisy yang didakwahi oleh  Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah kaum yang beribadah kepada  Allah, akan tetapi ibadah tersebut tidak bermanfaat bagi mereka karena  ibadah yang mereka lakukan itu tercampuri dengan syirik akbar. Sama saja  apakah sesuatu yang diibadahi disamping Allah itu berupa patung, orang  shalih, Nabi, atau bahkan malaikat. Dan sama saja apakah tujuan  pelakunya adalah demi mengangkat sosok-sosok tersebut sebagai sekutu  Allah atau bukan, karena hakikat perbuatan mereka adalah syirik.  Demikian pula apabila niatnya hanya sekedar menjadikan sosok-sosok itu  sebagai perantara ibadah dan penambah kedekatan diri kepada Allah. Maka  hal itu pun dihukumi syirik (lihat Syarh Kitab Kasyfu Syubuhaat, Syaikh  Shalih Al-Fauzan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Dua Pelajaran Berharga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Dari sepenggal kisah di atas maka ada dua buah pelajaran berharga yang  bisa dipetik. Pertama; pengakuan seseorang bahwa hanya Allah lah  pencipta, pemberi rezki dan pengatur segala urusan tidaklah cukup untuk  membuat dirinya termasuk dalam golongan pemeluk agama Islam. Sehingga  sekedar mengakui bahwasanya Allah adalah satu-satunya pencipta, penguasa  dan pengatur belum bisa menjamin terjaganya darah dan hartanya. Bahkan  sekedar meyakini hal itu belum bisa menyelamatkan dirinya dari siksaan  Allah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Kedua; apabila peribadatan kepada Allah disusupi dengan kesyirikan maka  hal itu akan menghancurkan ibadah tersebut. Oleh sebab itu ibadah tidak  dianggap sah apabila tidak dilandasi dengan tauhid/ikhlas (lihat Syarh  Kitab Kasyfu Syubuhaat, Syaikh Shalih Al-Fauzan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Dengan demikian sungguh keliru anggapan sebagian orang yang mengatakan  bahwasanya tauhid itu cukup dengan mengakui Allah sebagai satu-satunya  pencipta dan pemelihara alam semesta. Dan dengan modal anggapan yang  terlanjur salah ini maka merekapun bersusah payah untuk mengajak manusia  mengenali bukti-bukti alam tentang keberadaan dan keesaan wujud-Nya dan  justru mengabaikan hakikat tauhid yang sebenarnya. Atau yang mengatakan  bahwa selama orang itu masih mengucapkan syahadat maka tidak ada  sesuatupun yang bisa membatalkan keislamannya. Atau yang membenarkan  berbagai macam praktek kesyirikan dengan dalih hal itu dia lakukan dalam  rangka mendekatkan diri kepada Allah. Atau yang mengatakan bahwa para  wali yang sudah meninggal itu sekedar perantara untuk bisa mendekatkan  diri mereka yang penuh dosa kepada Allah yang Maha Suci. Lihatlah  kebanyakan praktek kesyirikan yang merebak di tengah-tengah masyarakat  Islam sekarang ini, maka niscaya alasan-alasan semacam ini -yang rapuh  serapuh sarang laba-laba- yang mereka lontarkan demi melapangkan jalan  mereka untuk melestarikan tradisi dan ritual-ritual syirik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; ‘Kita ‘Kan Tidak Sebodoh Kafir Quraisy’&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Barangkali masih ada orang yang bersikeras mengatakan,“Jangan samakan  kami dengan kaum kafir Qurasiy. Sebab kami ini beragama Islam, kami  cinta Islam, kami cinta Nabi, dan kami senantiasa meyakini Allah lah  penguasa jagad raya ini, tidak sebagaimana mereka yang bodoh dan dungu  itu!” Allahu akbar, hendaknya kita tidak terburu-buru menilai orang lain  bodoh dan dungu sementara kita belum memahami keadaan mereka.  Saudaraku, cermatilah firman Allah ta’ala,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; قُلْ لِمَنِ الْأَرْضُ وَمَنْ فِيهَا إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ (84)  سَيَقُولُونَ لِلَّهِ قُلْ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ (85) قُلْ مَنْ رَبُّ  السَّمَاوَاتِ السَّبْعِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ (86) سَيَقُولُونَ  لِلَّهِ قُلْ أَفَلَا تَتَّقُونَ (87) قُلْ مَنْ بِيَدِهِ مَلَكُوتُ كُلِّ  شَيْءٍ وَهُوَ يُجِيرُ وَلَا يُجَارُ عَلَيْهِ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ  (88) سَيَقُولُونَ لِلَّهِ قُلْ فَأَنَّى تُسْحَرُونَ (89)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; “Katakanlah; ‘Milik siapakah bumi beserta seluruh isinya, jika kalian  mengetahui ?’ Maka niscaya mereka akan menjawab, ‘Milik Allah’.  Katakanlah,’Lalu tidakkah kalian mengambil pelajaran ?’ Dan tanyakanlah;  ‘Siapakah Rabb penguasa langit yang tujuh dan pemilik Arsy yang agung  ?’ Niscaya mereka menjawab,’Semuanya adalah milik Allah’  Katakanlah,’Tidakkah kalian mau bertakwa’ Dan tanyakanlah,’Siapakah Dzat  yang di tangannya berada kekuasaan atas segala sesuatu, Dia lah yang  Maha melindungi dan tidak ada yang sanggup melindungi diri dari  azab-Nya, jika kalian mengetahui ?’ Maka pastilah mereka menjawab,  ‘Semuanya adalah kuasa Allah’ Katakanlah,’Lantas dari jalan manakah  kalian ditipu?.’” (QS. Al-Mu’minuun: 84-89)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Nah, ayat-ayat di atas demikian gamblang menceritakan kepada kita  tentang realita yang terjadi pada kaum musyrikin Quraisy dahulu.  Meyakini tauhid rububiyah tanpa disertai dengan tauhid uluhiyah tidak  ada artinya. Maka sungguh mengherankan apabila ternyata masih ada  orang-orang yang mengaku Islam, rajin shalat, rajin puasa, rajin naik  haji akan tetapi mereka justru berdoa kepada Husain, Badawi, Abdul Qadir  Al-Jailani. Maka sebenarnya apa yang mereka lakukan itu sama dengan  perilaku kaum musyrikin Quraisy yang berdoa kepada Laata, ‘Uzza dan  Manat. Mereka pun sama-sama meyakini bahwa sosok yang mereka minta  adalah sekedar pemberi syafaat dan perantara menuju Allah. Dan mereka  juga sama-sama meyakini bahwa sosok yang mereka jadikan perantara itu  bukanlah pencipta, penguasa jagad raya dan pemeliharanya. Sungguh persis  kesyirikan hari ini dengan masa silam. Sebagian orang mungkin  berkomentar, “Akan tetapi mereka ini ‘kan kaum muslimin” Syaikh Shalih  Al-Fauzan menjawab,“Maka kalau dengan perilaku seperti itu mereka masih  layak disebut muslim, lantas mengapa orang-orang kafir Quraisy tidak  kita sebut sebagai muslim juga ?! Orang yang berpendapat semacam itu  tidak memiliki pemahaman ilmu tauhid dan tidak punya ilmu sedikitpun,  karena sesungguhnya dia sendiri tidak mengerti hakikat tauhid” (lihat  Syarh Kitab Kasyfu Syubuhaat, Syaikh Shalih Al-Fauzan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Disalin dari &lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(0, 0, 0);" href="http://www.salafiyunpad.wordpress.com/"&gt;http://www.salafiyunpad.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; dan dipublikasikan kembali oleh muady.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2927500561948562785-6771380234204881130?l=muady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/6771380234204881130/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/06/kafir-quraisy-juga-mengenal-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/6771380234204881130'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/6771380234204881130'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/06/kafir-quraisy-juga-mengenal-allah.html' title='Kafir Quraisy Juga Mengenal Allah'/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785.post-2401080779985972583</id><published>2011-06-12T01:25:00.000-07:00</published><updated>2011-06-12T01:35:27.333-07:00</updated><title type='text'>Kandela - Puasa Tahun ini</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-KNHO7d07PK4/TfR6OhZ3F1I/AAAAAAAAAIg/eKMzlitZaHc/s1600/islam_wallpaper01.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-KNHO7d07PK4/TfR6OhZ3F1I/AAAAAAAAAIg/eKMzlitZaHc/s320/islam_wallpaper01.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5617249025141446482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Puasa ini hampir tak pernah di gubris lagi&lt;br /&gt;Walau hanya setahun sekali&lt;br /&gt;Terkadang ku lupa diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang aku tahu hanyalah dari teman-temanku&lt;br /&gt;Atau pun dari orangtuaku&lt;br /&gt;Kalau besok makan sahur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa tahun ini mengapa tak ku pikirkan lagi&lt;br /&gt;Tak pernah aku siapkan&lt;br /&gt;‘tuk menyambut bulan ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa tahun ini mengapa aku sia-siakan&lt;br /&gt;Karena tahun depan ku tak tahu&lt;br /&gt;Masihkah bertemu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Normalkah aku atau tak waraskah jiwaku&lt;br /&gt;Saat ku rasakan dirimu&lt;br /&gt;Seakan semakin mengganggu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Normalkah aku atau sejahat apa diriku&lt;br /&gt;Balas dendam ku lampiaskan&lt;br /&gt;Begitu kau ku tinggalkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa tahun ini mengapa tak ku pikirkan lagi&lt;br /&gt;Tak pernah aku siapkan&lt;br /&gt;‘tuk menyambut bulan ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa tahun ini mengapa aku sia-siakan&lt;br /&gt;Karena tahun depan ku tak tahu&lt;br /&gt;Masihkah bertemu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa tahun ini mengapa tak ku pikirkan lagi&lt;br /&gt;Tak pernah aku siapkan&lt;br /&gt;‘tuk menyambut bulan ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa tahun ini mengapa aku sia-siakan&lt;br /&gt;Karena tahun depan ku tak tahu&lt;br /&gt;Masihkah bersama&lt;br /&gt;Masihkah bertemu&lt;br /&gt;Masihkah bertemu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2927500561948562785-2401080779985972583?l=muady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/2401080779985972583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/06/kandela-puasa-tahun-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/2401080779985972583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/2401080779985972583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/06/kandela-puasa-tahun-ini.html' title='Kandela - Puasa Tahun ini'/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-KNHO7d07PK4/TfR6OhZ3F1I/AAAAAAAAAIg/eKMzlitZaHc/s72-c/islam_wallpaper01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785.post-1895921234935554054</id><published>2011-05-22T17:15:00.000-07:00</published><updated>2011-05-22T17:34:44.129-07:00</updated><title type='text'>Maher Zain: Always Be There Lyrics</title><content type='html'>Alllahu Akbar...&lt;br /&gt;If you ask me about love&lt;br /&gt;And what i know about it&lt;br /&gt;My answer would be&lt;br /&gt;It's everything about Allah&lt;br /&gt;The pure love, to our souls&lt;br /&gt;The creator of you and me,the heaven and whole universe&lt;br /&gt;The one that made us whole and free&lt;br /&gt;The guardian of HIS true believers&lt;br /&gt;So when the time is hard&lt;br /&gt;There's no way to turn&lt;br /&gt;As HE promise HE will always be there&lt;br /&gt;To bless us with HIS love and HIS mercy&lt;br /&gt;Coz, as HE promise HE will always be there&lt;br /&gt;HE's always watching us, guiding us&lt;br /&gt;So when the time is hard&lt;br /&gt;There's no way to turn&lt;br /&gt;As HE promise HE will always be there&lt;br /&gt;To bless us with HIS love and HIS mercy&lt;br /&gt;Coz, as HE promise HE will always be there&lt;br /&gt;HE's always watching us, guiding us&lt;br /&gt;And HE knows what's in all in our heart&lt;br /&gt;So when you lose your way&lt;br /&gt;To Allah you should turn&lt;br /&gt;As HE promise HE will always be there...&lt;br /&gt;HE bring ourselves from the darkness into the light&lt;br /&gt;Subhanallah praise belongs to YOU for everything&lt;br /&gt;Shouldn't never feel afraid of anything&lt;br /&gt;As long as we follow HIS guidance all the way&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(136, 136, 136); font-size: 0.75em;"&gt;[ From: http://www.metrolyrics.com/always-be-there-lyrics-maher-zain.html ]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Through the short time we have in this life&lt;br /&gt;Soon it all'll be over&lt;br /&gt;And we'll be in His heaven and we'll all be fine&lt;br /&gt;So when the time gets hard&lt;br /&gt;There's no way to turn&lt;br /&gt;As HE promise He will always be there&lt;br /&gt;To bless us with HIS love and HIS mercy&lt;br /&gt;Coz, as HE promise HE will always be there&lt;br /&gt;HE's always watching us, guiding us&lt;br /&gt;And HE knows what's in all in our heart&lt;br /&gt;So when you lose your way&lt;br /&gt;To Allah you should turn&lt;br /&gt;As HE promise HE will always be there...&lt;br /&gt;Allahu Akbar...&lt;br /&gt;So when the time gets hard&lt;br /&gt;There's no way to turn&lt;br /&gt;As HE promise He will always be there&lt;br /&gt;To bless us with HIS love and HIS mercy&lt;br /&gt;Coz, as HE promise HE will always be there&lt;br /&gt;HE's always watching us, guiding us&lt;br /&gt;And he knows what's in all in our heart&lt;br /&gt;So when you lose your way&lt;br /&gt;To Allah you should turn&lt;br /&gt;As HE promise HE will always be there...&lt;br /&gt;Allahu Akbar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;you can download this audio &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://www.4shared.com/audio/OVuCYMoO/Maher_Zain_-_Always_Be_There.htm"&gt;here&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2927500561948562785-1895921234935554054?l=muady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/1895921234935554054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/05/maher-zain-always-be-there-lyrics.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/1895921234935554054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/1895921234935554054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/05/maher-zain-always-be-there-lyrics.html' title='Maher Zain: Always Be There Lyrics'/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785.post-7751907238995763352</id><published>2011-01-01T21:45:00.000-08:00</published><updated>2011-01-01T21:48:24.650-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Life'/><title type='text'>Sambutan Pertama ku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_XusSPxOm_Qw/TSARdlDCKjI/AAAAAAAAAG8/QD1h_48voyA/s1600/DSC00691%2Bcopy.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 305px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_XusSPxOm_Qw/TSARdlDCKjI/AAAAAAAAAG8/QD1h_48voyA/s400/DSC00691%2Bcopy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557461140033907250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Thanks Friend&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2927500561948562785-7751907238995763352?l=muady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/7751907238995763352/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/01/sambutan-pertama-ku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/7751907238995763352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/7751907238995763352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2011/01/sambutan-pertama-ku.html' title='Sambutan Pertama ku'/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_XusSPxOm_Qw/TSARdlDCKjI/AAAAAAAAAG8/QD1h_48voyA/s72-c/DSC00691%2Bcopy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785.post-2312063490247145357</id><published>2010-12-22T14:10:00.000-08:00</published><updated>2010-12-22T14:11:00.653-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Life'/><title type='text'>,,,,,,</title><content type='html'>&lt;h6 class="uiStreamMessage" ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:&amp;quot;msg&amp;quot;}"&gt;&lt;span class="messageBody"&gt;Tak pantas bagi kita&lt;br /&gt;untuk berharap mendapat jawaban&lt;br /&gt;dari seluruh permintaan kita kepada Tuhan,&lt;br /&gt;jika kita tidak seluruhnya bersungguh-sungguh&lt;br /&gt;dalam mengupayakan kepantasan&lt;br /&gt;&lt;span class="text_exposed_hide"&gt;...&lt;/span&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;untuk menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pantas menerima, akan menerima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita maksimalkan ketulusan&lt;br /&gt;dalam kerja keras kita,&lt;br /&gt;agar maksimal rezeki bagi kesejahteraan&lt;br /&gt;dan kebahagiaan keluarga kita,&lt;br /&gt;dan bagi sesama yang kita layani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mario Teguh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h6&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2927500561948562785-2312063490247145357?l=muady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/2312063490247145357/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2010/12/blog-post_22.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/2312063490247145357'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/2312063490247145357'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2010/12/blog-post_22.html' title=',,,,,,'/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785.post-1382659060348203267</id><published>2010-11-21T06:21:00.000-08:00</published><updated>2010-11-21T06:31:43.153-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Bermakna'/><title type='text'>Ikhlas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_XusSPxOm_Qw/TOktLOtNK1I/AAAAAAAAAFU/XrgVCf1Ddfc/s1600/alam.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_XusSPxOm_Qw/TOktLOtNK1I/AAAAAAAAAFU/XrgVCf1Ddfc/s200/alam.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5542010487405620050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hujan  rintik-rintik membasahi bumi, udara berhembus terasa segar. Seorang  pemuda telah selesai menunaikan sholat dzuhur berjamaah di masjid.  Pandangannya menyapu ke arah halaman masjid, tidak jauh darinya ada  seorang perempuan tua yang duduk ditengah lapangan menarik perhatiannya.  Tiba-tiba sebuah tas kecil dari tempat nenek itu terbang tertiup angin  kencang. Segera pemuda itu memperhatikan teriakan nenek itu minta  tolong, ingin tasnya diambilkan.&lt;div&gt;&lt;div style="overflow: hidden; color: rgb(0, 0, 0); background-color: transparent; text-align: left; text-decoration: none; border: medium none;"&gt; &lt;p&gt;Merasa terpanggil pemuda itu segera berlari mengejar tas kecil,  terlihat tas itu telah melesat jauh, dia berlari dengan terengah-engah  kelelahan.&lt;span id="more-850"&gt;&lt;/span&gt; Berlarilah pemuda itu sekuat  tenaga dan tas kecil itu berhasil juga dipegangnya. Nampak keringat  bercucuran, dengan hati penuh kebahagiaan dia berlari kecil mengantarkan  tas kecil. Terlintas didalam hatinya lelah yang dirasakan tentunya akan  disambut dengan senyuman dan ucapan terima kasih sang nenek sudah cukup  sebagai balasan atas kebaikan yang telah dilakukannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun diluar didugaannya, sang nenek segera merebut tas kecil itu dan  membalikkan tubuhnya dengan wajah yang cemberut, sepintas seperti  marah. Pemuda terkejut bukan main. Jangankan senyuman dan ucapan terima  kasih, wajah ramahpun tidak terlihat. Pemuda itu kebingungan. ‘Apa  dosaku ya?’ ucapnya lirih. Dia tak bisa bergerak, malu, kesal, kecewa  tercampur aduk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berkali-kali pemuda istighfar, siang itu dirinya menemukan pelajaran  yaitu makna ikhlas. Ya tentang keikhlasan. Keikhlasan berarti tidak  pernah berharap apapun, bahkan balasan walaupun berupa senyuman dari  yang kita perbuat. Lakukanlah segala perbuatan baik semata-mata karena  Allah. Itulah yang disebut dengan ikhlas. Siang itu dihalaman masjid,  pemuda itu mendapatkan pelajaran bahwa ikhlas itu indah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;‘Dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka,  tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakan.’ (QS. At-Thuur :  21).&lt;/p&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Read more: &lt;a style="color: rgb(0, 51, 153);" href="http://www.resensi.net/ikhlas-itu-indah/2010/10/#ixzz15vXNRwqr"&gt;http://www.resensi.net/ikhlas-itu-indah/2010/10/#ixzz15vXNRwqr&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2927500561948562785-1382659060348203267?l=muady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/1382659060348203267/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2010/11/ikhlas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/1382659060348203267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/1382659060348203267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2010/11/ikhlas.html' title='Ikhlas'/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_XusSPxOm_Qw/TOktLOtNK1I/AAAAAAAAAFU/XrgVCf1Ddfc/s72-c/alam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785.post-9019349942105563581</id><published>2010-09-26T08:47:00.000-07:00</published><updated>2010-09-26T08:49:37.854-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Bermakna'/><title type='text'>Lakukan yang terbaik setiap saat</title><content type='html'>Suatu hari, Seorang profesor di undang untuk berbicara di sebuah basis  militer. Di sana ia berjumpa dengan seorang prajurit yang tak mungkin  dilupakannya karena sangat menginspirasi dirinya, Prajurit itu bernama  Harry. Harry di tugaskan untuk menjemput kedatangan sang profesor di  bandara. Dan Setelah saling bercakap-cakap dan memperkenalkan diri,  mereka menuju ke tempat pengambilan koper.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika berjalan  keluar, Harry sering menghilang. Entah kemana Prajurit itu menghilang  hingga membuat sang professor pun bingung. Namun Banyak hal yang  dilakukan oleh Harry ketika menghilang begitu saja. Apa yang ia lakukan?  Ternyata Ia membantu seorang wanita tua yang kopornya jatuh. Kemudian  mengangkat seorang anak kecil agar dapat melihat pemandangan. Ia juga  menolong orang yang tersesat dengan menunjukan arah yang benar dan Ia  juga membantu orang yang buta untuk menyebrangi jalan. Namun ketika ia  kembali ke sisi profesor itu dengan senyum lebar menghiasi wajahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Profesor pun takjub kepada anak muda yang berhati mulia ini. dengan rasa penasaran Profesor bertanya,&lt;br /&gt;"Dari  mana Anda belajar melakukan hal-hal seperti itu ?" tanya sang profesor.  "Oh," kata Harry, " Selama perang, saya kira" Lalu ia menuturkan kisah  perjalanan tugasnya di Vietnam. Juga tentang tugasnya saat membersihkan  ladang ranjau dan bagaimana ia harus menyaksikan satu persatu temannya  tewas terkena ledakan ranjau di depan matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya belajar  untuk hidup diantara pijakan setiap langkah,"katanya. "Saya tak pernah  tahu apakah langkah berikutnya merupakan pijakan terakhir, sehingga saya  belajar untuk melakukan segala sesuatu yang sanggup saya lakukan  tatkala megangkat dan memijakan kaki. Setiap langkah yang saya ayunkan  merupakan sebuah dunia baru, dan saya kira sejak saat itulah saya  menjalani kehidupan seperti ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata Kelimpahan hidup tidak  di tentukan oleh berapa lama kita hidup, tetapi sejauh mana kita  menjalani kehidupan yang berkualitas.&lt;br /&gt;Ada begitu banyak perang  terjadi di dunia. Kita harus mulai memperlakukan satu sama lain dengan  baik dan hormat. Kita adalah makhluk yang sama. Kita adalah  saudara-saudara yang tinggal di planet yang sama. Kita berada di sini  bersama-sama. Mari Fokuskan energi Anda untuk menjadi manusia yang baik  dan membantu Sesama. Anda akan melihat perbedaan dalam hidup Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat..  Jangan pernah Berhenti Mengepakkan sayap-sayap kebaikan dimuka bumi  ini. Biarkan terpaan membawa kita Tegar. Biarkan jiwa2 Pemenang memenuhi  Hati. Biarkan Jiwa2 sabar jadi Penyejuk Qolbu.Trus Berjuang Saudara  ku... sebentar lagi kita  sampai di&lt;br /&gt;Garis Finish... Semangat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2927500561948562785-9019349942105563581?l=muady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/9019349942105563581/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2010/09/lakukan-yang-terbaik-setiap-saat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/9019349942105563581'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/9019349942105563581'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2010/09/lakukan-yang-terbaik-setiap-saat.html' title='Lakukan yang terbaik setiap saat'/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785.post-9155291970623323919</id><published>2009-10-26T19:54:00.000-07:00</published><updated>2009-10-26T20:00:14.702-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sholat'/><title type='text'>Terjemahan Bacaan dalam Sholat</title><content type='html'>Allah Maha Besar&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Doa Iftitah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah dengan banyaknya. Maha suci Allah sepanjang pagi dan petang. Aku hadapkan wajahku bagi Tuhan yang mencipta langit dan bumi, dengan suasana lurus dan berserah diri dan aku bukan dari golongan orang musyrik. Sesungguhnya solatku, Ibadatku, hidupku, matiku adalah untuk Allah Tuhan sekelian alam. Tidak ada sekutu bagiNya dan kepadaku diperintahkan untuk tidak menyekutukan bagiNya dan aku dari golongan orang Islam.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Al-Fatihah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt; Dengan nama Allah yang maha Pemurah lagi maha Mengasihani. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang maha pemurah lagi maha mengasihani. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkau kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus. Iaitu jalan orang-orang yang Engkau kurniakan nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang Engkau murkai dan bukan jalan mereka yang sesat..&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bacaan ketika rukuk&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Maha Suci TuhanKu Yang Maha Mulia dan dengan segala puji-pujiannya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bacaan ketika bangun dari rukuk&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt; Allah mendengar pujian orang yang memujinya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bacaan ketika iktidal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt; Wahai Tuhan kami, bagi Engkaulah segala pujian.Bacaan ketika sujud Maha suci TuhanKu yang Maha Tinggi dan dengan segala puji-pujiannya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bacaan ketika duduk di antara dua sujud&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, ampunilah daku, Rahmatilah daku, kayakan daku, angkatlah darjatku, rezekikan daku, berilah aku hidayah, sihatkanlah daku dan maafkanlah akan daku.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bacaan ketika Tahiyat Awal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt; Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh. Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku naik saksi bahawasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah. Ya Tuhan kami, selawatkanlah ke atas Nabi Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bacaan ketika Tahiyat Akhir&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt; Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh. Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku naik saksi bahawasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah. Ya Tuhan kami, selawatkanlah ke atas Nabi Muhammad dan ke atas keluarganya. Sebagaimana Engkau selawatkan ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim. Berkatilah ke atas Muhammad dan atas keluarganya sebagaimana Engkau berkati ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim di dalam alam ini. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Doa Qunut&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, berilah aku petunjuk sebagaimana orang-orang yang telah Engkau tunjuki. Sejahterakanlah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau sejahterakan. Pimpinlah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau pimpin. Berkatilah hendaknya untukku apa-pa yang telah Engkau berikan padaku. Jauhkanlah aku daripada segala kejahatan yang telah Engkau tetapkan. Sesungguhnya hanya Engkau sahajalah yang menetapkan, dan tidak sesiapapun yang berkuasa menetapkan sesuatu selain daripada Engkau. Sesungguhnya tidak terhina orang yang memperolehi pimpinanMu. Dan tidak mulia orang-orang yang Engkau musuhi. Telah memberi berkat Engkau, ya Tuhan kami dan maha tinggi Engkau. Hanya untuk Engkau sahajalah segala macam puji terhadap apa-apa yang telah Engkau tetapkan. Dan aku minta ampun dan bertaubat kepada Engkau. Dan Allah rahmatilah Muhammad, Nabi yang ummi dan sejahtera keatas keluarganya dan sahabat-sahabatnya."wahai tuhan ku,aku tak layak utk kesyurgamu ..namun tak pula aku sanggup keNerakamu... ..kami lah hamba yang mengharap belas kasihan darimu ."ya allah jadikan lah kami hamba2 mu yang bertaqwa..ampunkan dosa2 kami .kedua ibubapa kami .dosa semua umat2 islam yang masih hidup mahupun yang telah meninggal dunia"&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://ainulidris.blogspot.com/"&gt;http://ainulidris.blogspot.com&lt;/a&gt;  (arkib taman2syurga )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2927500561948562785-9155291970623323919?l=muady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/9155291970623323919/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2009/10/terjemahan-bacaan-dalam-sholat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/9155291970623323919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/9155291970623323919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2009/10/terjemahan-bacaan-dalam-sholat.html' title='Terjemahan Bacaan dalam Sholat'/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785.post-9035989817885118007</id><published>2009-09-09T13:30:00.000-07:00</published><updated>2009-09-09T13:35:34.856-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XusSPxOm_Qw/SqgRa_EKieI/AAAAAAAAAEU/c66rId29UXc/s1600-h/8828_1106643993247_1441221045_30256680_5167595_n.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 309px; DISPLAY: block; HEIGHT: 320px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5379568910197230050" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_XusSPxOm_Qw/SqgRa_EKieI/AAAAAAAAAEU/c66rId29UXc/s320/8828_1106643993247_1441221045_30256680_5167595_n.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2927500561948562785-9035989817885118007?l=muady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/9035989817885118007/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2009/09/blog-post_09.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/9035989817885118007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/9035989817885118007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2009/09/blog-post_09.html' title=''/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_XusSPxOm_Qw/SqgRa_EKieI/AAAAAAAAAEU/c66rId29UXc/s72-c/8828_1106643993247_1441221045_30256680_5167595_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785.post-8001044779826935976</id><published>2009-09-03T06:28:00.000-07:00</published><updated>2009-09-03T07:15:55.512-07:00</updated><title type='text'>University Lecture</title><content type='html'>Setelah melalui perjalanan yang panjang, akhirnya aku diterima kuliah di Lambung Mangkurat University dengan progam study D III-Akuntansi. Aku bahagia bisa kuliah di Unlam karena itu merupakan harapanku dan harapan Orangtua ku, walaupun awalnya aku ingin mengambil progam study S1 Akuntansi, tapi itu tak menyusutkan rasa bahagiaku bisa berkuliah disana dengan segenap kemampuan dan perjuanganku, serta dukungan Orangtuaku dan juga tak lepas dari izin ALLAH semata.&lt;br /&gt;         Awalnya aku sempat putus asa untuk kuliah di Unlam, karena sudah 2 kali tes S1-Akuntansi aku selalu gagal walaupun aku sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkannya. Aku sempat bingung pada saat aku mendapat pengumuman yang kedua dan diterima di D III-Akuntansi, bingung apakah harus kulanjutkan atau aku masuk kuliah dikampus lain?. Aku mulai meinta pendapat pada teman dan Ayahku dan mereka memberi saran agar aku tetap melanjutkan Kuliah di Unlam, dan aku menyetujuinya.&lt;br /&gt;sekarang aku melangkah dibawah naungan Almameter Unlam dan aku akan menjaga nama baik Almamater.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nothing that &lt;strong&gt;CAN'T &lt;/strong&gt;with ALLAH permission.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2927500561948562785-8001044779826935976?l=muady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/8001044779826935976/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2009/09/university-lecture.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/8001044779826935976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/8001044779826935976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2009/09/university-lecture.html' title='University Lecture'/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785.post-3855690582875755856</id><published>2009-04-27T20:43:00.000-07:00</published><updated>2009-04-28T04:52:42.216-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Kala kulihat kakiku berjalan,&lt;br /&gt;Nampaknya dia tak tahu tujuan.&lt;br /&gt;Kala kulihat wajahku dicermin,&lt;br /&gt;Nampaknya dia sedang murung.&lt;br /&gt;Dan kala kulihat raga ini,&lt;br /&gt;Sepertinya dia sedang lesu sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bertanya pada mereka,&lt;br /&gt;        Apa yang membuat kalian begini?&lt;br /&gt;        Mereka hanya bisa diam.&lt;br /&gt;        Dan ketika ku tanyakan pada jantung&lt;br /&gt;        Dia pun terdiam.&lt;br /&gt;        Tapi ketika kutanya dalam hati,&lt;br /&gt;        Dia menjawab, ”kami kehilangan sesuatu yang sangat berharga”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun tertunduk malu pada diri ini,&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin aku bisa hidup tanpa hal itu.&lt;br /&gt;Memang raga tetap hidup,&lt;br /&gt;Tapi jiwa ini mati.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;        Terasa sunyi sekali,&lt;br /&gt;        Tak kudengar lagi suara hati,&lt;br /&gt;        Tak pernah kudengar kaki suara langkah kaki,&lt;br /&gt;        Tak pernah indah lagi kupandang wajah ini.&lt;br /&gt;        Semuanya telah mati,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuingat lagi saat indah dulu,&lt;br /&gt;Saat bibir ini tersenyum lebar untuk semua,&lt;br /&gt;Saat kaki ini melangkah dengan semangatnya,&lt;br /&gt;Saat wajah ini tampak indah karenanya,&lt;br /&gt;Dan saat hati ini menyanyi dengan sejuta kebahagiaan darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini siapa yang akan mengembalikan hal itu lagi?&lt;br /&gt;        Siapa yang akan datang membawa sesuatu yang telah hilang?&lt;br /&gt;        Siapa? Tak terdengar oleh ku siapapun yang menjawabnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2927500561948562785-3855690582875755856?l=muady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/3855690582875755856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2009/04/kala-kulihat-kakiku-berjalan-nampaknya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/3855690582875755856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/3855690582875755856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2009/04/kala-kulihat-kakiku-berjalan-nampaknya.html' title=''/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2927500561948562785.post-4708211882237640188</id><published>2009-04-05T18:45:00.000-07:00</published><updated>2009-04-05T18:53:32.904-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Ku menangis tak ada yang tau,&lt;br /&gt;          Ku berlari tak ada yang mengejar,&lt;br /&gt;          Ku tersenyum tak ada yang memperdulikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melangkah hanya bisa terjatuh&lt;br /&gt;Duduk hanya bisa termenung&lt;br /&gt;Tidur hanya bisa terdiam&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;          Kemana, siapa, apa, aku pun tak tau&lt;br /&gt;          Menanti, tak tau apa yang dinanti&lt;br /&gt;          Sakit, tak tau apa yang terluka&lt;br /&gt;          Mencari, tak tau apa yang hilang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana kesempatan itu?&lt;br /&gt;Atau ini hanyalah mimpi.&lt;br /&gt;Tak perlu dikejar dan tak perlu dinanti.&lt;br /&gt;Tapi ini seperti kenyataan, yang pahit dan sangat menyakitkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Hanya bisa pasrah dan menerima&lt;br /&gt;          Tapi, mimpi hanyalah mimpi,&lt;br /&gt;          Harapan hanyalah motivasi dari mimpi&lt;br /&gt;          Begitu sakit dan perih.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;Tak ada sedikitpun waktu untuk ku saat ini.&lt;br /&gt;Love april 5, 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2927500561948562785-4708211882237640188?l=muady.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muady.blogspot.com/feeds/4708211882237640188/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2009/04/ku-menangis-tak-ada-yang-tau-ku-berlari.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/4708211882237640188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2927500561948562785/posts/default/4708211882237640188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muady.blogspot.com/2009/04/ku-menangis-tak-ada-yang-tau-ku-berlari.html' title=''/><author><name>Muhammad Junaidi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13493273040088910766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
